Followers

Halaman

Rabu, 9 November 2011

Jangan Jadi Hamba Kepada 'Emas' Dan 'Wang'

some people say : money is not everything,but everything need money..


Assalamualaikum..
Bagaimanakah agaknya sikap anda jika memiliki setimbun emas dan jutaan wang ringgit??
Ikutiah apa yang disabdakan oleh Rasulullah s.a.w seperti hadis yang berikut :
Abu Hurairah r.a. berkata , bersabda Rasulullah s.a.w. : "Andaikan saya mempunyai emas sebesar bukit Uhud , nescaya saya lebih senang kalau emas itu tidak lebih dari tiga hari di tangan saya , kecuali jika saya meninggalkan sisanya untuk membayar hutang ." (HR.Bukhari , Muslim)
Rasanya kalau kita , jangankan tiga hari , entah- entah tiga puluh tahun ,empat puluh tahun disimpan untuk dipusakai anak cucu kita nanti.
Lihatlah bagaimana Rasulullah mengajar para sahabatnya untuk bersikap 'zuhud'.
Abu Hurairah r.a. berkata , bersabda Rasulullah s.a.w. : Lihatlah orang yang dibawahmu , dan jangan melihat orang yang diatasmu , kerana demikian itu lebih tepat , supaya kamu tidak meremehkan nikmat kurniaan Allah kepada kamu.
Dalam riwayat lain ada juga menyebutkan : "Jika salah satu kamu melihat dunia (kekayaan dan benda ), maka hendaknya melihat kepada benda yang lebih rendah daripadanya.Dalam hal dunia kami diajarkan memperhatikan orang yang lebih rendah supaya menghindarkan kerisauan hati dan sifat tamak . Tetapi dalam hal akhlak dan budi serta ketaatan kepada Allah harus melihat kepada orang lebih taat dan berbudi daripada kamu , untuk menimbulkan rasa keinginan menambah ketaatan , dan bakti kepada Allah.
Rasulullah juga mengutuk mereka yang mendewa- dewakan harta kekayaan.
Abu Hurairah r.a. berkata , Rasulullah s.a.w. bersabda : " Celaka dan kecewalah hamba wang dinar atau dirham , atau hamba perhiasan , permaidani atau pakaian.Jika diberi diam (rela) dan jika tidak diberi tidak rela (mengomel)." (HR.Bukhari)
Dalam kitab 'Riadhus Shalihin' mengulas sikap buruk itu dengan mengatakan :
"Seolah - olah ketaatan itu digantungkan kepada pemberian , jika diberi merasa puas dan taat , dan jika tidak diberi merasa kecewa . Semata - mata tidak mengerti maksud tujuan dari taat dan pengabdian diri kepada Allah..
Wallahualam..
Sumber: Majalah Hidayah

Tiada ulasan:

Catat Ulasan